Kumuh pakaian lusuh,
Compang camping mengais sampah,
Tua renta bungkuk badan,
Berjalan tanpa sendal di lautan fatamorgana,
Tak akan dia dapat apa apa,
Sia sia pengabdian,
Berpacu dengan nasib,
Masa lalu bukan masa kini,
Darah tanpa arti di kemudian hari,
Kursi, uang, dan jabatan tanpa mata hati,
Tak akan peduli lagi denganmu,
Tak akan mengerti lagi keadaanmu,
Bersyukur adalah sesuatu yang bijak diatas pondasi yang porak poranda.
Jumat, 14 Maret 2014
Nasib mu kini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tuhan Punya Cara
Jujur sebenarnya aku belum tau banyak hal, Tapi keadaan yang mengharuskanku berbicara sedikit hal yang ku tau, Dengan banyak kekuranganku, ...
-
Semua nya kau jejalkan pada kami, Pelajaran yang tak penting sekalipun, Kami tak mampu menampungnya dalam sekejab itu, Semua itu yang dihara...
-
Belajar menjadi seorang pemimpin, Bukan berarti harus berkecimpung di bidang politik, Politik baik disisa siakan, politik buruk merajalela, ...
-
Kini kita menangis, Melihat sebuah negeri yang indah, Namun gelap dalam cerahnya sinar, Kita berdiri mengangkat kedua tangan untuk berdoa, M...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar